|
Zurich Financial Services AG-asuransi terbesar Swiss-mulai
mencatat laba setelah mengalami kerugian sejak 2002 dan
mempertimbangkan untuk melakukan akuisisi.
"Akuisisi bukan strategi kami, meski begitu [itu] akan menjadi
pelengkap portofolio kami,"ujar CEO Zurich James Schiro, kemarin.
Menurutnya, perusahaan asuransi itu ini siap tumbuh secara organik
maupun melalui akuisisi.
Dalam kepemimpinan Schiro, Zurich telah memangkas 20% karyawan dan
menjual asset senilai US$1,3 miliar akibat kerugian US$3,4 miliar pada
2002. Tahun ini Schiro menargetkan dapat meraup laba US$500 juta
melalui efisiensi biaya dan peningkatan penjualan polis asuransi.
Sementara itu, Zurich Financial Services AG berminat masuk pasar
asuransi umum di China dan masih menunggu perizinan dari pemerintah
setempat.
"Kami sangat terkesan dengan besarnya pasar asuransi umum di China, dan
percaya izin tersebut dapat segera keluar," tutur Martin Davis, Chief
Executive Officer Zurich International Life Ltd.
Pasar premi asuransi umum di negara berpenduduk 1,3 miliar itu pada
2005 naik 13% menjadi 123 miliar yuan (US$15 miliar), seiring
pertumbuhan ekonominya yang mencapai 9,9%. Penduduk di negeri
pertumbuhan ekonomi tercepat itu tertarik membeli polis perlindungan
aset dan bisnisnya.
"China memiliki ekonomi yang tumbuh pesat, dengan kalangan menengah
yang makin besar."
|