Index

 30 April 2006

 
Grup Bakrie emisi bond Rp3,82 triliun 
Bisnis

Tiga perusahaan publik Grup Bakrie bakal menerbitkan surat utang (bond) senilai US$400 juta dan Rp300 miliar, setara Rp3,82 triliun, untuk membiayai kembali utangnya dan memenuhi kebutuhan modal kerja.

Tiga emiten itu adalah PT Bakrie & Brothers Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, dan PT Bakrieland Development Tbk. Korporasi itu memanfaatkan tingkat bunga obligasi dolar yang rendah dan pasar surat utang domestik yang mulai kondusif seiring kecenderungan penurunan tingkat suku bunga.

Beberapa bankir investasi yang mengetahui rencana itu mengatakan Bakrie & Brothers berencana mengeluarkan obligasi US$250 juta hampir bersamaan dengan emisi surat utang US$150 juta oleh Bakrie Sumatera, sedangkan Bakrieland bakal mengeluarkan obligasi Rp300 miliar.

"Manajemen Bakrie & Brothers kini menyeleksi sekitar empat calon pengatur penerbitan obligasi dolar. Empat bank investasi asing yang bersaing ketat adalah Deutsche Bank, JP Morgan Securities Indonesia, UBS Securities Indonesia, dan Credit Suisse," tuturnya, pekan lalu.

Menurut dia, proses seleksi bank investasi itu sudah dimulai sejak dua pekan lalu dan pemenangnya diputuskan pada Senin pekan ini.

Bahkan, bank investasi yang memenangkan proyek penerbitan obligasi dolar itu, katanya, juga bakal mengatur emisi obligasi dolar Bakrie Sumatera.

"Kemungkinan Bakrie Sumatera dulu yang menerbitkan surat utang, disusul Bakrie & Brothers yang waktunya diprediksi Juni atau Juli tahun ini," ujar bankir investasi tadi.

Ketika dikonfirmasi, Presiden Direktur Bakrie & Brothers Bobby Gafur Umar mengatakan penerbitan obligasi memerlukan waktu panjang dan membutuhkan peringkat.

"Kami sedang mencari beberapa alternatif seperti pembiayaan proyek, kerja sama strategis, pembiayaan vendor supaya prosesnya lebih cepat dan mudah. Dananya untuk memenuhi kebutuhan yang agak mendesak," tuturnya melalui layanan pesan singkat.

Sekretaris Perusahaan Bakrie Sumatera Fitri Barnas mengatakan sejauh ini belum pernah mendengar adanya rencana penerbitan obligasi dolar.

Namun, Direktur Keuangan Bakrieland Development Hamid Mundzir membenarkan rencana emisi obligasi Rp300 miliar.

Menurut dia, dana hasil surat utang itu untuk membiayai percepatan pembangunan proyek Rasuna Epicentrum yang semula ditargetkan beroperasi pada 2008-2009 menjadi 2007.

Obligasi itu, dibantu penjamin emisi PT Mandiri Sekuritas, tuturnya, mendapatkan peringkat BBB- dari Pefindo dan direncanakan terbit pada Juni. Surat utang tersebut dijamin oleh aset proyek Rasuna Epicentrum.

Pertumbuhan

Dalam materi temu dengan pemodal, Katarina Setiawan, Head of Research Kim Eng Securities, mengatakan Bakrie & Brothers diperkirakan mengalami pertumbuhan yang kuat disumbang oleh bisnis perkebunan, lompatan besar di bisnis telekomunikasi, dan kenaikan permintaan infrastruktur.

Emiten itu mempunyai neraca yang sehat. Penerbitan saham baru Rp1,9 triliun tahun lalu meningkatkan modal perusahaan itu. Net gearing Bakrie & Brothers mencapai 9%. Valuasi saham Bakrie & Brothers masih menarik.

Kim Eng menargetkan harga saham emiten itu Rp190 per saham. Kim Eng juga merekomendasikan beli untuk saham Bakrie & Brothers. Harga saham emiten itu pada Jumat pekan lalu ditutup pada Rp170 per saham.

Katarina juga memprediksi laba bersih dobel Bakrie Sumatera tahun ini mencapai Rp211 miliar. Rasio utang terhadap modal emiten itu telah menurun dari 6,4 kali pada 2000 menjadi 1,4 kali pada 2004 dan diprediksi kembali menurun menjadi 0,9 kali pada tahun ini.

Saat ini, saham Bakrie Sumatera diperdagangkan pada 7,8 kali perkiraan rasio harga saham terhadap laba bersih per saham (price to earning ratio/PER) dan 5,4 kali perkiraan nilai perusahaan terhadap EBITDA (enterprises value, EV/EBITDA).

Kim Eng Securities menargetkan harga saham perusahaan itu Rp850 yang mencerminkan 9,4 kali perkiraan PER 2006 dan 6,4 kali perkiraan EV/EBITDA tahun ini.

Pada Jumat pekan lalu, harga saham Bakrie Sumatera ditutup naik ke level Rp840 per saham.

[Main Page] [Client Needs] [Country Focus] [Financial Services]
[Confidentiality] [Management Team] [Information System]
[Site Map] [Contact Us]

 

PT Corfina Mitrakreasi
Menara Kebon Sirih 21st Floor, Jl. Kebon Sirih 17-19
Jakarta 1034, INDONESIA
Tel:(62-21) 392-2401  |  Fax:(62-21) 392-2403
e-mail: marketing@corfina.com