Index

 10 May 2006

 
Pasar otomotif kian hancur, penjualan anjlok 55,9% 
Bisnis

Pasar otomotif nasional ternyata tidak kunjung membaik, bahkan sebaliknya kian memburuk. Di bulan keempat tahun ini penjualan mobil anjlok hingga 55,94% dibandingkan April 2005 sekaligus merupakan yang terendah sejak awal tahun ini.

Berdasarkan data Gaikindo yang diperoleh Bisnis, pada bulan lalu pasar mobil domestik hanya menyerap 22.578 unit. Angka ini hanya sekitar separuh dari total realisasi penjualan mobil pada April 2005 yang sempat mencapai 51.250 unit. Bahkan, angka yang dibukukan pasar otomotif pada April ini merupakan yang terendah sejak awal tahun ini.

Pada Januari, total penjualan mobil nasional sempat mencapai 26.622 unit, sementara pada Februari melemah menjadi hanya 25.957 unit. Memasuki Maret, bulan terakhir triwulan I, pasar otomotif sempat membaik setelah mencatat angka penjualan 26.837 unit. Di sini kalangan industri otomotif menaruh harapan yang begitu besar akan adanya penguatan penyerapan pasar, namun sayangnya pada bulan berikutnya penjualan mobil kembali merosot di angka 22.578 unit.

Awal bulan ini, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan sempat memprediksikan penjualan mobil nasional pada bulan keempat memang belum akan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Realisasi penjualan selama tiga bulan pertama tahun ini yang kurang menggembirakan, membuatnya pesimistis pasar otomotif nasional akan membaik pada kuartal II tahun ini.

Di sisi lain, lanjutnya, sejumlah indikator ekonomi makro saat ini yang tak kunjung membaik, semakin memberatkan pasar kendaraan bermotor.

Dia menyebut beberapa hal seperti harga minyak mentah dunia masih bertengger di atas US$70 per barel, interest rate yang masih bertengger di level 12,75%, dan belum adanya kepastian langkah pemerintah menangani inflasi dan ancaman kelangkaan bahan bakar minyak.

"Inflasi memang dapat ditekan, tapi berdasarkan tren pasar yang tak bergerak pada kuartal I, maka kuartal II tak akan banyak bergeser. Penjualan mobil secara nasional pada April mungkin akan berkisar antara 25.000-26.000 unit," katanya.

Pasar mobil yang lesu pada April ini ternyata menyebabkan sejumlah pergeseran posisi peringkat dalam persaingan di pasar otomotif.

Jika dibandingkan dengan realisasi penjualan Maret, empat posisi teratas tidak mengalami perubahan. Mereka tetap duduk manis di posisi masing-masing. Toyota memimpin pasar dengan angka penjualan 9.610 unit, diikuti Mitsubishi 2.900 unit, Suzuki 2.748 unit, dan Honda 2.119 unit.

Pergeseran terjadi di peringkat kelima, Daihatsu yang pada April hanya mampu melego 1.593 unit akhirnya dilengserkan Isuzu yang bulan lalu berhasil menjual 1.701 unit.

[Main Page] [Client Needs] [Country Focus] [Financial Services]
[Confidentiality] [Management Team] [Information System]
[Site Map] [Contact Us]

 

PT Corfina Mitrakreasi
Menara Kebon Sirih 21st Floor, Jl. Kebon Sirih 17-19
Jakarta 1034, INDONESIA
Tel:(62-21) 392-2401  |  Fax:(62-21) 392-2403
e-mail: marketing@corfina.com