|
Kalangan investor Timur Tengah membidik beberapa bank kecil
di Indonesia dengan posisi modal Rp500 miliar-Rp2 triliun untuk
dijadikan bank syariah.
Dirut Karim Business Consulting, Adiwarman A. Karim mengatakan kriteria
bank kecil yang dibidik itu diutarakan sejumlah investor potensial dari
negara Teluk baik Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab dan lainnya.
"Mereka ingin beli bank kecil dengan modal Rp500 miliar- Rp2 triliun
lalu lari ke pembiayaan sindikasi," ujar dia, akhir pekan lalu.
Menurut dia, porsi kepemilikan investor Timur Tengah tersebut mayoritas
namun maksimum 80% menguasai saham perusahaan.
Adiwarman menjelaskan dalam pembiayaan sindikasi tersebut, bank syariah
kecil yang telah dikuasai tadi akan bersikap sebagai financial adviser
serta non funded lead syndication dikarenakan akan berbenturan dengan
ketentuan batas maksimum pemberian kredit (BMPK).
Ketentuan BMPK, ujar dia, akan menjadi halangan dikarenakan nilai
pembiayaan terutama untuk sektor korporasi sangat besar dan karenanya
posisi modal Rp500 miliar-Rp2 triliun tidak akan sanggup melakukan
pembiayaan sendiri.
|