Index

 19 May 2006

 
Harga pulp dunia melonjak 
Bisnis

Harga bubur kertas (pulp) di pasar dunia bulan ini bergerak di kisaran US$600-US$700 per ton akibat tren produksi perusahaan dunia menurun.

Pada awal tahun harga pulp masih sekitar US$500 per ton.

Harga pulp di beberapa wilayah seperti Asia, Amerika Serikat, dan Eropa masing-masing berkisar US$550 per ton, US$700 per ton dan US$650 per ton dengan kenaikan US$10 per ton hingga US$30 per ton dibandingkan April.

"Produksi pulp di Amerika Utara tersendat karena restrukturisasi industri pulp dan kertas secara besar-besaran," ujar Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) M. Mansyur, pekan lalu.

Beban biaya produksi yang tinggi juga terjadi di Eropa, di mana pada Januari-Februari 2006 naik 3,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk Indonesia, kata dia, harga kertas akan merujuk pada harga yang diberlakukan di pasar dunia. Saat ini harga kertas tulis mencapai US$700 per ton hingga US$800 per ton. "Meskipun begitu kami optimistis hal itu tidak menekan pola konsumsi masyarakat," paparnya.

Mansyur menyayangkan membaiknya harga kertas dunia ternyata tidak mendorong masuknya investasi baru ke dalam negeri. Padahal Indonesia kaya bahan baku dan memiliki iklim tropis sehingga kayu [bahan baku] lebih cepat dipanen dibandingkan di Eropa dan Amerika Serikat.

Dia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan agar modal asing dapat mengalir ke dalam negeri, agar Indonesia tidak menjadi importir kertas. "Ironis sekali jika hal itu terjadi."

Volume produksi kertas pada 2006 meningkat tipis dibandingkan 2005 yaitu hanya 2,5%. Kondisi ini dipicu oleh melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional. Hal yang sama juga terjadi untuk pulp yang hanya tumbuh 2% dibandingkan tahun lalu.

Data Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menyebutkan volume produksi pulp pada 2005 mencapai 5,4 juta ton, impor 0,2 juta ton, ekspor 2,3 juta ton dan kebutuhan di pasar domestik 5,6 juta ton. Secara keseluruhan kapasitas terpasang produksi pulp mencapai 6,4 juta ton per tahun.

Sedangkan volume produksi untuk kertas pada tahun lalu tercatat 7,8 juta ton, impor 0,2 juta ton, ekspor 2,3 juta ton, konsumsi di pasar dalam negeri 5,6 juta ton dengan kapasitas terpasang 10,7 juta ton.

[Main Page] [Client Needs] [Country Focus] [Financial Services]
[Confidentiality] [Management Team] [Information System]
[Site Map] [Contact Us]

 

PT Corfina Mitrakreasi
Menara Kebon Sirih 21st Floor, Jl. Kebon Sirih 17-19
Jakarta 1034, INDONESIA
Tel:(62-21) 392-2401  |  Fax:(62-21) 392-2403
e-mail: marketing@corfina.com