|
KSEI akan memfasilitasi perdagangan Surat Utang Negara (SUN)
dengan menjadi sub registry di Bank Indonesia yang memungkinkan pemakai
jasa KSEI untuk mengakses sistem C-BES yang terkoneksi dengan sistem
penyelesaian transaksi BI-S4 milik BI.
Direktur KSEI Trisnadi Yulrisman mengatakan dengan terintegrasinya
sistem KSEI yakni C-BEST dengan BI-SSSS (BI-S4) maka terbentuklah
single communication platform yang memungkinkan pemakai jasa
bertransaksi melalui kedua sistem tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam rangka memfasilitasi transaksi
SUN tersebut, Bapepam-LK telah menyetujui agar KSEI dapat menyediakan
layanan jasa penatausahaan dan penyelesaian transaksi untuk SUN.
KSEI mendapat izin sebagai sub registry dari BI melalui surat
No.8/140/DPM tanggal 19 Mei 2006. Sejak saat itu lembaga itu terus
mempersiapkan diri berkaitan dengan implementasi, termasuk melakukan
koordinasi teknis untuk pelatihan penggunaan BI-S4.
Setelah berbagai persiapan, jelas Trisnaldi, maka mulai semester kedua
ini KSEI sudah bisa menjadi sub registry, baik untuk obligasi negara
ritel (ORI) dan juga SUN reguler yang diterbitkan pemerintah.
Calon dirut
Selain itu, Bapepam-LK diketahui telah menyetujui satu skema nama calon
direktur utama KSEI yang lowong sejak akhir Mei seperti yang diajukan
para pemegang saham KSEI. Nama-nama yang diajukan pemegang saham
terdiri dari dua nama direktur yang kini tengah menjabat, yakni
Trisnadi Yulrisman dan Bambang Indiarto.
Pascapengunduran diri Benny Haryanto pada awal Maret lalu dan setelah
penyelesaian tugasnya pada 31 Mei, posisi dirut KSEI kosong.
|