|
Mandiri
Batam minati aset kredit BPPN
BATAM
(Bisnis):
Bank Mandiri cabang Batam berencana mengambilalih
aset kredit BPPN dengan melibatkan Otorita Batam
untuk menarik investor yang berminat, setelah
hasil uji tuntas rampung akhir 2001, ungkap
ekskutifnya "Jika harganya menarik, kenapa tidak?
Kami menunggu hasil due deligence dari konsultan
BPPN yang rampung pada Desember 2001," ujar
manager Bank Mandiri cabang Batam Budi J. Siahaan
kepada Bisnis kemarin.
Menurut dia, yang paling besar nilainya adalah
Plaza Titus-apartemen dan shoping center-di
daerah Batam Centre yang diperkirakan nilai
kredit bermasalahnya pada eks Bapindo mencapai
US$20 juta.
Dia
mengemukakan pihaknya harus benar-benar melibatkan
diri dalam pengambil alihan aset yang saat ini
masih ditangani oleh BPPN. Kalau tidak, paparnya,
akan menjadi beban moral kepada pihaknya. "Keterlibatan
kami dalam hal ini merupakan panggilan moral
yang harus kami pertanggung jawabkan.
Apalagi, saran dari ketua Otorita Batam agar
aset-aset yang bermasalah tidak menghambat pembangunan
di daerah ini," jelasnya. Jika dinilai layak
untuk diambil alih, paparnya, pihaknya akan
merangkul Otorita daerah ini dalam mencarikan
investor yang berminat.
Karena,
lanjutnya, instansi tersebut memiliki pengalaman
dalam mencari calon investor baru. Kerja sama
tersebut, katanya, memberikan arti besar bagi
Bank Mandiri untuk mengembangkan sayapnya dalam
melihat potensi besar di daerah. "Kami sangat
menghargai instansi tersebut sebagai mitra."
(m10)
|