Index

 17 October 2001

 
PSA Commit To Help IBRA
Bisnis Indonesia (Bahasa Indonesia)

'PSA komitmen bantu BPPN'

JAKARTA (Bisnis):

PT Panangian Simanungkalit Associates (PSA)-landed residential industry experts Badan Penyehatan Perbankan Nasional-menyatakan komitmennya untuk tetap membantu BPPN dalam program restrukturisasi utang debitur properti. Dirut PT PSA Panangian Simanungkalit mengatakan dengan komitmen tersebut maka kalangan pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) tidak perlu merasa khawatir proses restrukturisasi utang pengembang di BPPN akan terbengkalai.

"Sebagai konsultan profesional, kami menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. Sejak bergabung dengan BPPN hingga saat ini, PSA berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam upaya pemulihan sektor properti melalui percepatan restrukturisasi industri properti," ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu. Menurut dia, komitmen PSA itu sekaligus untuk meluruskan pemberitaan akhir-akhir ini yang menyebutkan PSA akan mundur sebagai konsultan LRIE di BPPN.

"PSA tidak akan mundur dari BPPN," katanya. Dia mengatakan sejak bergabung dengan BPPN pada Agustus 2000, PSA telah membantu BPPN dalam mensosialisasikan dan melaksanakan program pelepasan jaminan pengembang dan program bagi hasil, serta memantau pelaksanaanya di lapangan. Selain itu, PSA juga terlibat langsung dalam penyusunan kebijakan pola restrukturisasi utang pengembang yang bermuara dengan dikeluarkannya keputusan Komite Kebijakan Sektor Keuangan tentang pola restrukturisasi utang debitur sektor properti. PSA juga menyusun dan menjabarkan juklak dan juknis dari keputusan KKSK tersebut, serta melakukan verifikasi terhadap pengembang sebagai bagian dari pelaksanaan keputusan itu.

"Hingga Oktober 2001, tim PSA telah melakukan verifikasi terhadap 88 dari sektitar 400 proyek milik pengembang debitur properti yang akan menyelesaikan hutangnya secara cash settlement," ujar Panangian. Lebih lanjut dia mengatakan sebenarnya BPPN tidak bermaksud mengganti PSA sebagai konsultan internal lembaga tersebut dalam rangka restrukturisasi debitur properti. Namun, BPPN di bawah kepemimpinan Putu Ary Suta ingin menjalankan program efisiensi sekaligus proses transparansi, khususnya dalam hal pengadaan konsultan melalui kehadiran divisi baru, Consultant Management Unit (CMU).

Melalui CMU, BPPN akan mengadakan tender ulang terhadap keberadaan seluruh konsultan yang saat ini telah dan akan bergabung di lembaga itu. "Upaya BPPN ini perlu didukung oleh semua pihak dalam rangka meningkatkan efisiensi sekaligus menciptakan proses yang transparan dalam hal pengadaan konsultan," katanya. Sebelumnya, informasi yang beredar di BPPN menyebutkan bahwa PSA akan mundur sebagai konsultan di BPPN. Kabar mundurnya PSA ini mendapat tanggapan serius dari DPR dan kalangan pengembang anggota REI sendiri. Mereka khawatir, mundurnya PSA malah membuat proses restrukturisasi utang pengembang akan terbengkalai. (dhp)

 

Index

 
 
 

[Main Page] [Client Needs] [Global Presence ] [Country Focus ]
[Financial Services ][Confidentiality] [Management Team]
[Information System] [Site Map ][Contact Us ]

 

 

PT Corfina Mitrakreasi
Menara Kebon Sirih 21st Floor, Jl. Kebon Sirih 17-19
Jakarta 1034, INDONESIA
Tel:(62-21) 392-2401  |  Fax:(62-21) 392-2403
e-mail: marketing@corfina.com

\