Index

 06 October 2005

 
Ancaman inflasi As kembali angkat yen 0,18%
Reuters

TOKYO (Reuters): Greenback siang ini ditransaksikan terkoreksi 0,18% terhadap mata uang Jepang menjadi 113,65 yen menyusul isyarat Federal Reserve soal proyeksi inflasi AS yang akan melonjak pasca badai Katrina dan Rita.

Data Reuters pukul 13:15 BBWI menunjukkan greenback juga melemah 0,19% terhadap mata uang tunggal Eropa menjadi US$1,2065 per euro dan turun 0,03% terhadap mata uang Inggris menjadi US$1,7728 per
pound.

Menurut satu dealer bank asing, rencana Federal Reserve yang akan mempertimbangkan untuk menaikkan bunga Fed Fund untuk yang kesekian kalinya guna menahan laju inflasi yang diperkirakan cukup signifikan. Namun belum lagi bunga dinaikkan pasar sudah mengambil posisi jual atas greenback walau dalam jumlah yang tipis.

Sementara harga minyak di New York Mercantile Exchange (NYMEX) siang ini naik ke level US$62,60 per barel setelah sebelumnya sempat bertengger di level US$70,70 per barel, sedangkan minyak brent di London naik ke posisi US$59,80 per barel.

Hari ini yen diprediksikan masih akan melemah terhadap greenback, sementara euro dan poundsterling masih akan menguat.