|
ISLAMABAD (Bloomberg): Tim penyelamat Pakistan dan India
terus mencari korban di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh akibat
gempa terburuk dalam 100 tahun terakhir di wilayah Kashmir yang
menewaskan sekitar 20.000 orang.
Di Pakistan, sedikitnya 19.369 orang dikonfirmasikan tewas akibat gempa
berkekuatan 7,6 skala Richter. Dari jumlah itu 17.000 diantaranya
berada di Kashmir yang dikontrol Pakistan, kata PM Shaukat Aziz.
Sedangkan jumlah yang cedera mencapai lebih dari 40.000 di Pakistan.
Sedangkan di India lebih dari 500 orang meninggal di Lembah Kashmir,
kata Shaukat Malik, anggota polisi.
"Sejumlah daerah belum dapat dimasuki karena kerusakan infrastruktur
dan jalan dan terlalu dini mengatakan berapa besar kerusakan yang
terjadi", ujar Aziz. Dia menambahkan ini merupakan tragedi nasional.
Presiden Pakistan Pervez Musharraf meminta masyarakat internasional
memberikan bantuan dengan memasok obat, tenda, helicopter barang dan
bantuan keuangan. "Ini merupakan traged terbesar dalam sejarah bangsa
kami", katanya hari ini.
|