|
PARIS (Antara/Kyodo): Lembaga Energi Internasional (IEA)
menyatakan pihaknya tetap akan melepaskan cadangan minyak anggotanya
untuk menstabilkan harga minyak dunia.
IEA memperkirakan jumlah total minyak mentah yang akan dilepas oleh 26
anggotanya pada akhir bulan ini baru akan mencapai 54 juta barel, atau
lebih rendah dari kesepakatan 60 barel pada September.
Organisasi pengawas energi yang berbasis di Paris itu menyatakan dalam
pertemuan tahunan bahwa mereka siap melakukan tindakan tambahan, jika
diperlukan untuk menyelesaikan masalah kelangkaan minyak mentah dan
produk minyak di masa datang.
"Namun mereka sepertinya akan gagal mencapai angka cadangan minyak
tersebut. Organisasi tersebut seharusnya melepaskan minyak mentah dan
produk minyak dari rencana IEA semula yaitu 60 juta barel ke pasar,
yang sampai kini belum terlaksana", menurut satu pernyataan.
Anggota IEA menyepakati pada 6 September bahwa pelepasan tersebut akan
dilakukan dalam 30 hari, untuk mengantisipasi serangan Badai Katrina
yang menghantam wilayah pantai kawasan Teluk.
Pemerintah Jepang menyatakan pihaknya telah melepaskan 10 juta barel
atau melebihi kuota 7,32 juta barel, atau 12% dari 60 juta barel.
|