|
JAKARTA: Jakarta siaga satu. Sebanyak 250 kendaraan
pemerintah dan TNI/Polri disiapkan menghadapi ancaman mogok massal
angkutan atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 1 Oktober.
"Koordinasi sudah dilakukan dengan jajaran muspida. Sudah siap
menghadapi kemungkinan terburuk," kata Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso,
kemarin.
Dia berharap pemogokan angkutan umum tidak terjadi karena hanya
merugikan masyarakat. "Kalau mau demo, silakan asal jangan anarkis,"
tandasnya.
Sedangkan beberapa angkutan di Jakarta mulai mogok. Bus PPD 916 jurusan
Kampung Melayu-Tanah Abang dan PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol,
sejak Rabu tidak jalan. Juga angkutan di jalan lainnya seperti kawasan
Sudirman- Kuningan.
Sementara itu Polda Metro Jaya menurunkan 5.033 personil di 13 lokasi
yang kemungkinan ada demonstrasi. Personil itu, meliputi intel,
reserse, lalu lintas, samapta dan pengamanan objek vital dari Brimob,
Polres, dan Polsek. Polda juga menyiapkan puluhan kendaraan taktis
(rantis), water canon, ambulans dan pemadam kebakaran.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana
mengatakan pengamanan di sekitar Istana Negara menjadi tanggung jawab
Kapolres Jakarta Pusat. Di sana sudah berjaga personil 1.186 orang yang
dilengkapi rantis, ambulans, water canon, pemadam kebakaran dengan
pagar kawat berdurinya.
Di Istana Wakil Presiden ada 140 personil, dengan penanggung jawab
Kapolres Metro Bekasi. Di rumah dinas Wapres 51 personil dengan
penanggung jawab Kapolres Bandara Soekarno-Hatta.
Di sekitar Tugu Tani 48 personil penanggung jawab Kapolres Kepulauan
Seribu, pengamanan di kawasan Semanggi sebanyak 195 personil penanggung
jawab Kapolres Tangerang.
Sebanyak 565 personil berjaga di Mapolda Metro Jaya, juga tim penindak
terdiri dari reserse umum, reserse khusus dan narkoba.
"Dari 1.010 orang pasukan Brimob, 500 berada di markas masing-masing,
sisanya siaga di kawasan Monas dan Gedung DPR/MPR Senayan," tandasnya.
Selanjutnya, di sekitar bundaran Hotel Indonesia 173 personil
penanggung jawab Kapolres Jakarta Barat, di Gedung DPR/MPR berjumlah
374 personil penanggung jawab Direktur Samapta Polda Metro Jaya.
Di Masjid Istiqlal berjumlah 120 personil penanggung jawab Direktur
Intel dan Keamanan Polda Metro Jaya. (m06).
|