Index

 29 September 2005

 
Jakarta siaga antisipasi mogok
Bisnis

JAKARTA: Jakarta siaga satu. Sebanyak 250 kendaraan pemerintah dan TNI/Polri disiapkan menghadapi ancaman mogok massal angkutan atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 1 Oktober.

"Koordinasi sudah dilakukan dengan jajaran muspida. Sudah siap menghadapi kemungkinan terburuk," kata Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, kemarin.

Dia berharap pemogokan angkutan umum tidak terjadi karena hanya merugikan masyarakat. "Kalau mau demo, silakan asal jangan anarkis," tandasnya.

Sedangkan beberapa angkutan di Jakarta mulai mogok. Bus PPD 916 jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang dan PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol, sejak Rabu tidak jalan. Juga angkutan di jalan lainnya seperti kawasan Sudirman- Kuningan.

Sementara itu Polda Metro Jaya menurunkan 5.033 personil di 13 lokasi yang kemungkinan ada demonstrasi. Personil itu, meliputi intel, reserse, lalu lintas, samapta dan pengamanan objek vital dari Brimob, Polres, dan Polsek. Polda juga menyiapkan puluhan kendaraan taktis (rantis), water canon, ambulans dan pemadam kebakaran.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan pengamanan di sekitar Istana Negara menjadi tanggung jawab Kapolres Jakarta Pusat. Di sana sudah berjaga personil 1.186 orang yang dilengkapi rantis, ambulans, water canon, pemadam kebakaran dengan pagar kawat berdurinya.

Di Istana Wakil Presiden ada 140 personil, dengan penanggung jawab Kapolres Metro Bekasi. Di rumah dinas Wapres 51 personil dengan penanggung jawab Kapolres Bandara Soekarno-Hatta.

Di sekitar Tugu Tani 48 personil penanggung jawab Kapolres Kepulauan Seribu, pengamanan di kawasan Semanggi sebanyak 195 personil penanggung jawab Kapolres Tangerang.

Sebanyak 565 personil berjaga di Mapolda Metro Jaya, juga tim penindak terdiri dari reserse umum, reserse khusus dan narkoba.

"Dari 1.010 orang pasukan Brimob, 500 berada di markas masing-masing, sisanya siaga di kawasan Monas dan Gedung DPR/MPR Senayan," tandasnya.

Selanjutnya, di sekitar bundaran Hotel Indonesia 173 personil penanggung jawab Kapolres Jakarta Barat, di Gedung DPR/MPR berjumlah 374 personil penanggung jawab Direktur Samapta Polda Metro Jaya.

Di Masjid Istiqlal berjumlah 120 personil penanggung jawab Direktur Intel dan Keamanan Polda Metro Jaya. (m06).